Rektor IIM Jambi Benchmarking ke Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, Perkuat Jalan Menuju Kerja Sama Strategis
Parit Raja, Johor, Malaysia – Rektor Institut Islam Ma’arif Jambi (IIM Jambi), Bapak Dr. Miftahur Rizik, S.Pd.I., M.Pd., melaksanakan kegiatan benchmarking di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Parit Raja, Johor, Selasa (30/6/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari strategi IIM Jambi dalam memperluas jejaring internasional sekaligus memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini diikuti oleh delegasi dari IIM Jambi bersama Universitas Islam An Nadwah Kuala Tungkal. Rombongan diterima oleh jajaran Pusat Pengajian Umum dan Kokurikulum (PPUK) UTHM yang dipimpin Dekan PPUK, Bapak Prof. Dr. Lutfan Jaes, didampingi sejumlah dosen bidang Sains Sosial. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif dengan pembahasan berbagai peluang kerja sama akademik antarinstitusi. Dalam sesi diskusi, Bapak Prof. Dr. Lutfan Jaes memperkenalkan sejumlah bidang penelitian yang menjadi fokus kajiannya. Salah satu karya ilmiahnya yang mendapat perhatian adalah The Success of Soeharto in Managing the Development of Indonesia: A Non-Indonesian Perspective. Penelitian tersebut mengkaji keberhasilan kepemimpinan Presiden Soeharto dalam mengelola pembangunan Indonesia dari perspektif akademisi non-Indonesia. Paparan tersebut memperkaya diskusi mengenai kepemimpinan, pembangunan nasional, serta pentingnya perspektif lintas negara dalam kajian akademik.

Pada kesempatan yang sama, Bapak Dr. Miftahur Rizik juga bertemu dengan Ibu Dr. Marpuah, M.Ed., dosen Pengajian Islam UTHM yang menjadi penggagas sekaligus fasilitator kegiatan benchmarking tersebut. Bagi civitas akademika IIM Jambi, Ibu Dr. Marpuah bukan sosok baru. Sebelumnya, ia menjadi narasumber webinar internasional Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IIM Jambi pada 24 Juli 2025 bertema Building the Middle Way: Modernity and Islamic Education. Hubungan akademik yang telah terjalin tersebut menjadi modal penting dalam mempererat komunikasi dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Dari pertemuan itu, kedua institusi menyepakati sejumlah program prioritas sebagai langkah awal menuju kerja sama yang lebih komprehensif. Program tersebut meliputi Team Teaching (Guest Lecturer), penelitian kolaboratif, penyusunan book chapter bersama, penguatan kegiatan kemahasiswaan, serta penyusunan Memorandum of Agreement (MoA). Program-program tersebut akan menjadi fondasi sebelum kedua perguruan tinggi melangkah menuju penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Dalam sambutannya, Bapak Dr. Miftahur Rizik menegaskan bahwa membangun kemitraan dengan perguruan tinggi bereputasi internasional seperti UTHM memerlukan proses yang panjang. Menurutnya, kerja sama internasional tidak cukup diwujudkan melalui penandatanganan dokumen, tetapi harus diawali dengan komitmen dan implementasi program yang memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak. “Membangun kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan kerja sama dalam negeri. Untuk sampai pada penandatanganan MoU dibutuhkan proses, kepercayaan, dan komitmen yang dibangun melalui berbagai kegiatan akademik yang berkelanjutan. Yang terpenting bagi kami bukan hanya dokumen kerja sama, tetapi bagaimana komitmen itu diwujudkan dalam program nyata yang memberi manfaat bagi kedua institusi,” ujar Rektor IIM Jambi Bapak Dr. Miftahur Rizik. Beliau juga menambahkan, IIM Jambi memilih membangun fondasi kerja sama melalui berbagai aktivitas akademik, seperti team teaching, penelitian bersama, penyusunan book chapter, hingga pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, langkah tersebut menjadi strategi untuk membangun kepercayaan sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan secara berkelanjutan. Lebih lanjut, Bapak Dr. Miftahur Rizik menegaskan bahwa internasionalisasi merupakan salah satu agenda strategis IIM Jambi dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri diharapkan mampu memperluas jejaring akademik internasional, meningkatkan kompetensi dosen dan mahasiswa, mendukung peningkatan akreditasi institusi maupun program studi, serta memperkuat daya saing IIM Jambi di tingkat nasional dan internasional.

Usai kegiatan benchmarking, delegasi IIM Jambi berkesempatan mengunjungi berbagai fasilitas akademik UTHM, termasuk Perpustakaan Tunku Tun Aminah (PTTA), yang dikenal sebagai salah satu perpustakaan perguruan tinggi terbesar di Asia Tenggara. Dalam kunjungan tersebut, rombongan disambut oleh Bapak Prof. Muhammad Ramlee Kamaruddin selaku Pejabat Antarabangsa UTHM yang memperkenalkan berbagai fasilitas akademik sekaligus berdiskusi mengenai peluang pengembangan kerja sama internasional pada masa mendatang.
Melalui benchmarking ini, IIM Jambi menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring global melalui kemitraan yang berorientasi pada implementasi program. Kampus berharap kolaborasi yang telah dirintis bersama UTHM dapat berkembang menjadi kerja sama strategis yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan tinggi, penguatan riset, internasionalisasi perguruan tinggi, serta peningkatan daya saing IIM Jambi di tingkat global.


